KECEPATAN CAHAYA SEDANG BERUBAH

Satu abad sudah teori relativitas Einstein dipublikasikan, namun baru-baru ini ilmuwan mendapati bahwa dasar teori relativitas Einstein dalam arti sempit itu –prinsip tetap kecepatan cahaya tidaklah tepat, ini berarti teori itu mungkin tidak dapat dipertahankan lagi untuk melihat fenomena alam semesta sekarang.

Menurut laporan Defence News Inggris, ketika para ilmuwan berkumpul di Universitas Warwick, Inggris, mereka mengemukakan sebuah tesis yang menakjubkan yakni dasar terbentuknya teori relativitas Einstein, kriteria tetap dalam multiteori Einstein –kecepatan cahaya mungkin sedang berubah lambat, ini lantas menggoyahkan dasar terbentuknya teori relativitas dalam arti sempit itu.

Menurut Einstein kecepatan cahaya itu konstan tidak berubah, dan premis ini telah banyak menopang teori besarnya termasuk teori relativitas, disamping itu juga merupakan dasar fisika sekarang. Namun, menurut Michael Murphy dari Lembaga Astronomi Universitas Stanford bahwa kecepatan cahaya bukannya konstan tidak berubah. “Fakta membuktikan, teori relativitas mungkin sangat mendekati kebenaran, namun ia melupakan beberapa benda, benda-benda ini mungkin adalah tombol pintu yang menuju ke sebuah kosmopolitan baru dan sebuah prinsip fundamental yang baru,” jelas Murphy. Ia memastikan akan mengumumkan sejumlah penemuan yang mengagumkan ini. Temuan-temuan ini mengisyaratkan bahwa di alam semesta terdapat suatu teori yang lebih fundamental mengenai interaksi cahaya dengan material, adalah hal yang keliru jika menjadikan teori relativitas sebagai dasarnya.

Dalam proses penelitian itu, tim riset ilmiah Murphy tidak secara langsung memastikan perubahan kecepatan cahaya, melainkan menganalisa cahaya bintang tetap yang jauh. Cahaya-cahaya ini memerlukan waktu selama 1 miliar tahun untuk mencapai bumi, dengan demikian, para ilmuwan dapat mengamati masa awal penyebaran cahaya dan mengamati bagaimana prinsip fundamental alam semesta itu memainkan peranannya.

Dari pengamatan melalui teleskop di Hawai, para ilmuwan mendapati bahwa dalam proses penyebaran cahaya ke bumi, kondisi penyerapan cahaya dalam gelombang tertentu telah mengalami perubahan. Jika kondisi ini benar, itu berarti toleransi tetap susunan halus kekuatan konstan elektromagnet sudah berubah sejak terjadinya ledakan dahsyat, dan kecepatan cahaya berhubungan dengan susunan halus konstan. Jika susunan halus konstan mengalami perubahan seiring dengan perputaran waktu, maka kecepatan cahaya mungkin juga akan mengalami perubahan, artinya mungkin pandangan Einstein itu bisa keliru.

Saat ini, tim riset yang dipimpin Murphy masih menganalisa hasil pengamatan cahaya yang berasal dari 143 bintang tetap itu. Dan jika kecepatan penyebaran cahaya pada masa awal alam semesta itu terbukti lebih cepat dibanding sekarang, maka ilmuwan terpaksa harus menyangkal sejumlah besar teori dasar tersebut. Sebelumnya pada 1905, serangkaian teori yang dikemukakan Einstein mengejutkan ilmuwan saat itu, dan secara mutlak mengubah pandangan para ilmuwan terhadap pengetahuan alam, diantaranya termasuk teori relativitas dalam arti yang sempit ini. (erabaru.net)*

About Magaratta Tr

...!!!??? n_n

Posted on Maret 7, 2011, in Natural Science and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: